Senin, 29 Februari 2016

Ingin Hijab Anda Awet? Hindari Kesalahan Ini

Bagi seorang muslimah, hijab adalah hal yang utama. Berbagai jenis hijab digunakan untuk melengkapi fashion hijab para muslimah. Sebab saat ini semua model berbusana muslim begitu beragam dan sangat modis. Macam-macam hijab dari model jilbab segiempat hingga model jilbab langsung pakai dari berbagai bahan tersedia mewarnai hijab Indonesia.

Dari berbagai kerudung atau scarf yang dikenakan muslimah tentu akan membutuhkan perawatan yang ekstra. Hal ini untuk menjaga keawetan dari kerudung segiempat maupun jilbab langsung yang kita miliki. Tentu harapan kita hijab-hijab tersebut bisa awet dan dapat dikenakan sewaktu-waktu untuk dipadukan dengan busana muslim kita.

Maka proses perawatan hijab yang benar sangat diperlukan untuk menjaga keawetan scarf yang kita miliki. Hal ini dikarenakan berbagai model hijab memiliki karakteristik dan model perawatan berbeda-beda. Oleh sebab itu simak beberapa kesalahan yang harus Anda hindari atas hijab-hijab tersebut.

1. Mencampur semua jenis hijab dalam satu cucian

Sebagian dari Anda biasanya mencampurkan semua hijab kotor yang ada dalam satu cucian. Hal ini hanya akan merusak keadaan kerudung Anda. Bisa jadi ini dapat mengakibatkan luntur dan mengenai hijab lain. Jadi Anda harus memisahkan kerudung-kerudung tersebut sesuai waarna dan bahan yang rentan rusak seperti yang berserat renggang. Pisahkan warnanya, misal warna-warna cerah jadikan satu dengan sesamanya, yang bercorak satukan dengan yang warna bold, dan yang gelap sendirikan. Bila masih baru biasanya ada beberapa bahan yang luntur, jadi sebaiknya pisahkan.

2. Mencuci dengan mesin cuci

Kebiasaan yang kerap dilakukan adalah mencuci hijab adalah dengan mesin cuci. Mencuci dengan mesin hanya akan membuat benang pada hijab Anda rusak dan lekas pudar. Selain itu, bila kerudung Anda terdapat detail seperti payet bisa jadi mesin cuci hanya akan merusaknya. Jadi sebaiknya cucilah kerudung Anda dengan tangan karena akan lebih aman dan awet.

3. Menggunakan pemutih

Noda akibat makanan, minuman, atau benda-benda lain dapat membuat hijab Anda kotor dan membekas sulit dibersihkan. Biasanya Anda akan menggunakan satu cara yang dianggap benar untuk hilangkan noda yaitu dengan menuangkan pemutih pakaian. Hal ini justru kesalahan karena hanya akan menyebabkan hijab Anda rusak warna dan serat bahannya. Sebaiknya tetap cuci dengan tangan, tambahkan cuka pada air cucian atau dengan menggosokkan lemon pada bagian yang terkena noda kemudian kucek perlahan.

4. Melakukan pemerasan dengan keras pada hijab

Bila Anda mencuci kerudung biasanya ada kesalahan yang dilakukan yaitu memeras dengan sembarangan sebelum menjemurnya. Proses pemerasan terlalu kuat hanya akan membuat materi hijab Anda rusak, serat-serat benang akan renggang bahkan bisa putus karena kesalahan tersebut karena memang serat bahan hijab lebih sederhana dibanding pakaian. Jadi sebaiknya peras secara perlahan dan gantung pada hanger pakaian.

5. Menjemur dengan sembarangan

Menjemur hijab tidak dilakukan sembarangan sebab hanya akan membuat warnanya pudar akibat terik mentari. Sebaiknya jemur hijab Anda pada tempat yang teduh, tidak terkena sinar matahari langsung.

6. Menyetrika hijab sembarangan

Menyetrika secara sembarangan adalah salah satu hal yang akan mempercepat rusaknya kerudung. Anda harus mengatur panas setrika sesuai dengan bahan hijab. Sebab bila Anda sembarangan menyetrika justru akan merusak seperti adanya lubang pada kerudung akibat suhu terlalu panas atau justru membuat kusut. Sebaiknya setrika bagian dalam kerudung dan atur suhu setrika Anda. untuk hijab berbahan sutra sebaiknya disetrika saat keadaan setengah kering, hal ini untuk menghindari permukaan hijab menempel pada alas setrika.

Dari beberapa kesalahan di atas maka mulai sekarang Anda harus menghindarinya dan merawat hijab Anda dengan baik. Apalagi jika hijab Anda memiliki kualitas bagus dan mahal harganya. Tentu Anda tidak ingin hijab tersebut rusak karena kesalahan-kesalahan yang Anda perbuat sendiri. Maka memilih hijab berkualitas seperti hijab elzatta adalah pilihan tepat. Tak perlu khawatir, akan banyak model dari brand tersebut, banyak pula model jilbab segiempat tersedia.

Senin, 15 Februari 2016

Tips Untuk Tampil Muslimah Saat Wisuda

Setiap mahasiwa tentunya akan mengakhiri masa studi kuliahnya dengan wisuda. Momen ini pastinya adalah sebuah momen yang sangat ditunggu tunggu. Acara wisuda biasa didisi dengan pengukuhan wisudawan wisudawati, pada saat seperti ini wisudawan dan wisudawati harus berjalan diatas panggung.

Kerena wisuda adalah momen yang spesial, persipan untuk acara ini juga harus sangat spesial. Pada prosesi wisuda, wisudawan dan wisudawati akan tampil semaksimal mungkin. Penampulan maksimal ini tak terlepas dari pakaian yang dikenakan. Bagi wisudawan pakaian yang dikenakan cukuplah dengan kemeja, jas, celana serta dasi. Namun bagi wisudawati khususnya muslimah yang memakai hijab, akan sedikit lebih ribet. Wisudawati harus memilih kebaya, mode hijab serta make up yang digunakan.

Agar muslimah tetap bisa tampil menarik saat wisuda, tentunya apa yang dikenakan haruslah sesuai dengan porsinya. Tak berlebihan dalam hal make up dan juga tak memakai kebaya dengan mode yang minim. Beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh muslimah saat menyiapkan penampilan untuk wisuda antara lain :

1. Kebaya

Kebaya yang harus dipilih adalah kebaya muslimah, yaitu kebaya yang di design dengan memperhatikan adab berpakaian menurut islam. Ada berbagai jenis kebaya yang dapat dipilih, yaitu kebaya yang hanya terdiri dari atasan panjang ataukah kebaya modern yang berupa kombinasi gaun dan kebaya. Tujuan dari design kebaya muslimah tetaplah sma, yaitu mengcover bagian paha, pantat, dan dada agar yak memperlihatkan lekuknya.

Apapun jenis kebaya yang anda pilih, perhatikan tips pemilihan kebaya berikut:

  • a. Bentuk tubuh
Wanita memiliki beragai macam bentuk tubuh, unruk itu sesuaikan bentuk tubuh dengan model kebaya. Jika bertubuh gemuk, sebaiknya gunakan balutan kebaya warna gelap dengan detail hiasan bermotif besar. bagi yang bertubuh terlalu kurus hindari kebaya dengan lengan yang telalu lebar. Sedangkan bagi yang bertubuh ideal semua mode kebaya akan cocok.

  • b. Bahan kebaya
Pilihlah kebaya dengan detail dari brokrat atau sulam benang, karena kebaya dengan detail atau motif dari manik biasanya akan menimbulkan rasa gatal jika dipakai dalam waktu lama. Pastikan pula anda mengenakan manset sebelum menggunakan kebaya untuk mensiasati bahan kebaya yang transparan.

2. Aksesoris
Gunakan assesoris pendukung seperti tas atau dompet, wedges atau high heels atau assesoris tambahan lainnya. Pastikan assesoris tersebut cocok dengan warna kebaya.

3. Hijab
Yang paling penting bagi muslimah saat wisuda adalah hijab. berbagai tutorial hijab indonesia yang cocok untuk wisuda bisa anda terapkan. Anda bisa mengunakan jilbab segi empat maupun scraft yang dibentuk sedemikian rupa mengikuti tutorial, namun untuk hasil yang lebih baik sebaiknya anda kunjungi salon kecantikan yang telah dipercaya menguasai fashion hijab.

Jika anda memutuskan untuk mengunakan jasa salon, sebaiknya anda membawa jilbab sendiri, karena jilbab yang disediakan salon biasanya memilki bahan yang tak nyaman digunakan. Setidaknya bawalah 2 kerudung segi empat dan juga ciput berbahan kaos, untuk kenyamanan gunakan kerudung dengan bahan poliester (misal hijab elzata) karena bahan ini tak mudah lecek serta mudah dibentuk.

4. Make up
Gunakan make up yang tak terlalu menor namun tetap sesuai untuk acara formal. Hindari penggunaan glitter dan warna terlalu menyala.

Dengan menerapkan tips diatas, anda tetap bisa untuk tampil chic dan fashionable saat wisuda tanpa menghilangkan unsur syar’i. Ingat tak perlu seksi untuk tampil cantik, yang tepenting adalah menghargai diri sendiri dengan menutup aurat dan juga memancarkan kecantikan dari dalam.

Demikianlah ulasan terkait tips untuk tampil muslimah saat wisuda, semoga bermanfaat.

Selasa, 02 Februari 2016

Tampilan muslimah saat naik gunung

Naik gunung adalah olahraga ekstrim yang banyak digandrungi oleh kaum adam. Sebenarnya, ada juga kaum hawa yang menggemari olahraga ini, namun karena berbagai alasan seperti takut kulit terbakar, khawatir tak kuat sampai puncak hingga khawatir masalah penampilan yang pasti acak acakan saat naik gunung membuat nyali para wanita ciut.

Penampilan para pendaki gunung, khususnya pria biasanya hanya memakai celana training, kaos polos, jaket, sepatu gunung dan menyandang ransel ukuran jumbo atau carrier. Namun bagaimana dengan tampilan wanita? Tentunya tak jauh beda dengan penampilan pendaki gunung pria.

Hal yang sedikit merepotkan adalah jika wanita tetap ingin tampil fashionable dengan hijab saat naik gunung. Sebenarnya hal ini sah sah saja, mengingat kecenderungan para pendaki yang mengabadikan momen pendakian. Tentunya wanita tak ingin terlihat kucel saat di foto bukan? Jika tak mengenakan hijab, penampilan wanita saat mendaki gunung mungkin hanya perlu memperhatikan keserasian atribut yang digunakan. Namun beda lagi jika yang mendaki adalah seorang muslimah tulen yang menjunjung nilai syar’i dalam berpakaian. Haruskah mereka menggunakan longdress atau jubah saat mendaki ? tentunya tidak demikian pakaian yang cocok untuk pendakian.

Bagi muslimah yang ingin mendaki, coba perhatikan tips berpakaian untuk muslimah saat mendaki berikut :

1. Celana

Pilihlah bahan celana yang tidak tembus pandang, tapi jangan pilih bahan jeans. Karena bahan jeans akan menyerap udara dingin dan terasa berat saat terkena air. Sebaiknya pilihlah celana dari bahan parasit. Bahan parasit akan terasa ringan, hangat, serta mudah kering saat basah.

Untuk mode celana, pilihlah celana dengan mode jogger, yaitu celana yang memiliki kerutan dibagian bawah celana. Hal ini ditujukan agar bagian kaki tak terbuka saat melakukan aktifitas pendakian seperti memanjat dan merangkak.

2. Atasan

Pilihlah atasan lengan panjang dengan bahan yang adem sperti bahan kaos atau katun. Pilihlah atasan dengan warna kalem. Hindari pengunaan atasan yang ketat.

3. Jaket

Pilihlah jaket jenis waterproof dan windproof agar dapat difungsikan sebagai penghangat tubuh dan juga jas hujan sekalian. Untuk mode, muslimah bisa mengenakan mode yang longgar dan sedikit panjang untuk mengcover bagian paha.

4. Hijab

Yang terpenting bagi muslimah saat mendaki adalah hijab atau jilbab. Demi alasan kepraktisan muslimah bisa menggunakan kerudung instan dengan bahan yang nyaman. Bahan kerudung yang direkomendasikan adalah poliester, bahan ini akan cepat kering, mudah dipakai, tidak mudah lecek, dan juga memiliki warna yang awet walaupun sering terkena panas matahari. Kerudung dengan kriteria seperti ini dapat anda dapatkan dalam hijab elzata.
Jika anda memilih menggunakan jilbab segi empat pastikan anda menggunakan dengan mode yang simpel seperti mengaitkannya pada dagu kemudian menyimpulnya di bagian belakang leher. Kerudung segi empat juga cukup simpel untuk dipakai dalam kegiatan ini.
Jika anda memilih mengenakan scraft anda bisa mengikuti tutorial hijab indonesia yang simpel dan tak memakai banyak jarum pentul atau cemiti.

Naik gunung anda jangan terlalu terpaku untuk mengikuti fashion hijab. apapun jenis kerudung yang anda gunakan, baik kerudung segiempat, kerudung instan maupun kerudung jenis pashmina cukup pastikan kerudung yang anda gunakan nyaman dan tak mudah geser dari posisinya.

Dengan mengenakan kombinasi pakaian diatas, anda akan tetap bisa tampil muslimah saat naik gunung. Untuk menunjang penampilan anda sebaiknya mengkombinasikan warna outfit yang dikenakan. Agar baju bawaan tak semakin banyak, anda bisa mensiasati dengan membawa kerudung bermotif, misal anda membawa kerudung dengan corak biru dan peach maka anda bisa membawa celana warna peach dan juga biru.

Demikianlah ulasan terkait tampilan muslimah saat naik gunung. Semoga bisa menambah referensi anda dalam berpenampilan, semoga bermanfaat.

Kamis, 21 Januari 2016

Penampilan Syar’i Untuk Berpesta

Pesta merupakan hal yang sangat menyenangkan khususnya bagi wanita. Bagi wanita yang tak memakai hijab, busanan pesta sering dikaitkan dengan busana seksi dengan nuansa elegan. Namun bagi muslimah, busana pesta tentunya haruslah sesuai dengan tuntunan agama islam.

Baju muslim untuk pesta bukanlah semata mata baju biasa yang menutup aurat, melainkan gamis atau dress yang disedain khusus untuk berpesta. Design baju pesta muslim juga tak kalah menarik jika dibandingkan dengan design baju pesta modern saat ini.

Baju pesta syar’i kini mulai diburu oleh wanita indonesia seiring berkembangnya trend hijab indonesia. Hal ini membuat berbagai designer fashion hijab indonesia mengkreasikan model gaun pesta sexy menjadi gaun pesta muslimah. Caranya cukup beragam, ada yang menambahkan inner yang melekat pada maxi lengan buntung. Dan ada juga yang tetap memberikan kesan rok seksi diluaran namun diberi layer berupa rok model duyung dibagian dalam.

Jika anda seorang muslimah dan ingin mengenakan pakain pesta muslimah saat berpesta, cobalah perhatikan hal hal berikut :

1. Jika baju ingin anda pakai terbuat dari bahan transparan, maka jangan gunakan inner dari bahan spandek atau kaos. Sebagai gantinya, buatlah sendiri inner anda dengan bahan kain satin. Bahan satin yang mengkilat akan membuat tampilan anda menjadi nampak mewah dan elegan dan tak akan menonjolkan lekuk tubuh layaknya menggunakan inner spandek atau kaos.

2. Jika model baju muslim yang anda gunakan adalah model A line atau BabyDoll maka jangan gunakan model hijab yang diarahkan diatas kepala. Cobalah gunakan scraft yang panjang dengan model menggantung di leher sehingga dapat menutupi area dad anda.

3. Jika ternyata gamis atau dress yang anda gunakan terlalu ketat, maka gunakanlah longcardy untuk mengcover lekuk tubuh anda.

4. Bagi anda yang ingin tampil mewah namun tetap syar’i gunakan baju pesta muslim dengan sentuhan brokrat. Agar detail brokrat tak tertutupi oleh kerudung yang menjulur di dada, maka pilihlah naju muslim dengan detail brokrat di bagian rok atau punggang.

Setelah benar benar sreg dengan model gaun pesta muslim yang anda pilih, sekarang tentukan hijab yang anda kenakan. Agar penampilan anda tetap rapi maka sebaiknya gunakan jilbab yang tebuat dari bahan poliester.

Salah satu brand jilbab ternama di indonesia yang menggunakan bahan poliester adalah elzata. Koleksi hijab elzta rata-rata terbuat dari bahan polywol, polyspun, atau polysilky. Jilbab dengan bahan seperti ini tak akan mudah lecek serta sangat mudah dibentuk.

Model hijab yang digunakan juga sangat berpengaruh pada penampilan syar’i anda saat berpesta. Untuk mendapatkan tampilan syari saat berpesta telah banyak tutorial hijab yang dapat anda ikuti. Salah satunya adalah pemakaian hijab ala oky setiana dewi atau ala dian pelangi.

Jika anda memutuskan untuk mengikuti turorial hijab yang menggunakan kerudung segi empat, pastikan anda tak menggunakan bahan kerudung yang transparan. Sayang bukan jika baju sudah syar’i tetapi rambut anda terlihat transparan ? jika memang ingin menggunakan jilbab segi empat sebaiknya pilihlah jilbab dengan bahan yang tebal seperti jenis kerudung tyrex misalnya.

Namun jika anda tak terbiasa menggunakan kerudung dengan aneka model, jilbab instan juga bisa menjadi pilihan anda. Jilbab instan dapat anda kreasikan dengan bros berwarna netral seperti gold atau perak dengan warna permata bros menyesuaikan warna baju.

Demikianlah ulasan terkait penampilan syar’i untuk berpesta, semoga bermanfaat.

Selasa, 12 Januari 2016

Long Cardy Untuk Tampilan Muslim Yang Casual

Bagi wanita yang berhijab, menutup aurat bukan lagi hal yang menghalangi untuk tetap mengikuti arus fashion. Berbagai fashion mode muslim dihadirkan untuk mereka yang tetap ingin tampil syar’i. Salah satu diantaranya adalah log cardy. 


Long cardy adalah pakaian wanita yang panjangnya bisa sebatas lutut atau bahkan menjuntai hingga betis. Pemakaian long cardy ini bisa jadi “penyelamat” bagi muslimah yang ingin memakai celana pensil atau skiny jans. Pasalnya, pemakain long cardy dapat mengcover atau menutupi lekuk tubuh mereka. Selain dipadankan dengan celana, long cardy juga dapat digunakan bersama dress terutama dress dengan bahan ceruty atau jersey yang cenderung terkesan plek dan memperlihatkan bentuk tubuh. dengan melihat berbagai kelebihan long cardy ini, tentunya tak akan berlebihan jika long cardy patut dijadikan koleksi.

Long cardy biasanya dibuat dari material berbahan jersey, rajut, katun, wol, silk hingga kaos. Nah, sekarang tinggal anda pilih, bahan mana yang paling sesuai untuk tampilan anda. Jika ingin memiliki tampilan casual penggunaan bahan kaos, jersey dan katun sangat disarankan. Sedangkan dengan bahan rajut kurang disarankan karena sifat bahanya yang panas sehingga gerah saat dipakai.

Long cardy memang sangat cocok untuk jiwa muda yang ingin tampil casual. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih long cardy yang sesuai:

1. Tinggi badan

Seperti yang kita tahu, telah banyak long cardy dengan berbagai ukuran panjang. Bagi anda yang memiliki postur tubuh tinggi, mungkin memilih long cardy tidaklah susah, semua jenis panjang akan pas untuk anda pakai. Namun bagi yang bertubuh tidak terlalu tinggi, sebaiknya gunakan long cardy dengan potongan menggantung di bawah lutut.

2. Bentuk tubuh

Siapa bilang long cardy hanya cocok untuk wanita ramping ? sebenarnya long cardy juga bisa dipakai wanita bertubuh gemuk. Caranya memilih motif garis vertikal atau motif dengan detail kecil seperti polkadot atau bunga bunga kecil.

3. Warna

Yang tak kalah penting adalah pemilihan warna, pilihlah warna yang sesuai dengan warna celana dan bukan warna inner. Untuk lebih aman gunakan warna netral seperti hitam dan warna warna pastel.

Agar tampilan casual lebih ngehits, cobalah padukan long cardy dengan motif polos bersama atasan berbahan satin dan bahawan celana chino motif. Anda juga bisa menggunakan long cardy motif dengan paduan celana jeans polos warna senada.

Perhatikan pula jilbab yang akan digunakan. Jika long cardy yang digunakan sudah bermotif maka jilbab segi empat polos atau scraft polos bisa jadi padanan yang pas untuk penampilan anda. Begitu pula sebaliknya, jika anda gunakan long cardy polos sebaiknya gunakan kerudung yang bermotif, namun jika inner yang anda gunakan sudah bermotif, maka pemakaian kerudung motif ataupun polos tak akan masalah bagi penampilan anda.

Model hijab indonesia yang paling sesuai untuk pemakaian long cardy adalah model model simple, seperti kerudung segi empat yang dilipat segitiga kemudian disilangkan di bahu atau scraft yang disilangkan. Jangan mengikuti fashion hijab yang terlalu ribet dan menumpuk, karena justru akan membuat tampilan anda menjadi terlalu penuh. Agar anda merasa nyaman, sebaiknya gunakan kerudung dengan bahan polyester seperti hijab elzata yang berbahan polyspun, polywol atau polysilky.

Pemakaian long cardy dengan gaya casual tersebut sangat cocok untuk aktifitas ke kampus maupun jalan jalan. Namun pastikan anda tak salah kostum. Seperti penggunaan long cardy dengan bahan rajut saat matahari terik, atau menggunakan long cardy motif renda untuk ke kampus.

Demikianlah ulasan terkait long cardy untuk tampilan muslim yang casual, semoga menambah referensi anda dalam berpenampilan. Dan semoga bermanfaat.